Kemajuan Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora, KPK Blak-blakan Bidik Tersangka Baru

(kompas.com)

Calon tersangka baru terkait kasus dugaan suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) semakin dekat untuk dijerat. Berikut ini penjelasan lengkap dari Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sedang melakukan penyelidikan baru atas kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora kepada KONI. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan bahwa penyelidikan ini terus mengalami kemajuan. Nama-nama pihak yang terlibat dalam kasus ini mulai dikuatkan bukti-buktinya.

“Saya pikir ada indikasi-indikasi, ada kemajuan (terkait penyelidikannya),” ujar Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Kendati begitu Saut masih enggan membuka lebih jauh mengenai kasus ini, sebab masih tahap penyelidkan. Dia hanya memastikan pengembangan kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora untuk KONI akan terus berjalan.

Tirto.ID

“Saya enggak bisa ngomong soal penyelidikan yang pasti ada kemajuan sehingga pasti ada proses,” katanya.

Saut menambahkan, penyelidikan baru tersebut berdasar fakta-fakta yang muncul di persidangan perkara tersebut sebelumnya. Dalam kasus ini, KPK telah menjerat lima orang. Mereka adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI, Jhonny E. Awuy, Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen di Kemenpora, Adhi Purnomo, dan Staf Kemenpora, Eko Triyanto. Ending Fuad Hamidy dan Jhonny E Awuy telah divonis bersalah karena menyuap pejabat Kemenpora. Namun hukumannya masing-masing berbeda.

Sedangkan tiga pihak dari Kemenpora yakni, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyayanto masih jalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam sidang para terdakwa tersebut, muncul sejumlah nama pejabat Kemenpora yang diduga turut kecipratan uang haram dana hibah untuk KONI. Salah satunya yakni Menpora Imam Nahrawi dan stafnya Miftahul Ulum.

Diketahui sebelumnya bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum dijadwalkan menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kamis (4/7).

Menpora Imam Nahrawi Jadi Saksi Kasus Suap Dana Hibah KONI
cnn indonesia

Keduanya akan bersaksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Kemenpora Mulyana di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam perkara ini, Mulyana didakwa menerima suap berupa uang sebesar Rp300 juta, kartu ATM berisi saldo Rp100 juta, mobil Fortuner hitam metalik nopol B-1749-ZJB, serta satu ponsel Samsung Galaxy Note 9. Suap tersebut diduga berasal dari Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Johny E Awuy.

“Menurut kabar yang kami terima (dari Jaksa KPK) saksi sidang Pak Imam (Nahrawi), Pak Ulum,” ujar kuasa hukum Mulyana, Sugiyono saat dikonfirmasi, Kamis (4/7).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *