Ngaku Talkshow dengan Metro TV Ditunda, Ahok: Apa Ada Hubungan dengan Politik?

thejakartapost.com

Usai bebas dari penjara, nama Ahok kini mulai kembali meramaikan dunia politik. Dirinya seolah menjadi pusat perhatian masyarakat, ia pun mengunggah sebuah video terkait dengan masalah sebuah acara di salah satu stasiun televisi. Simak videonya di bawah ini.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengaku akan mengisi acara talkshow di sebuah stasiun televisi swasta, yakni Metro TV. Informasi itu disampaikan Ahok saat berdialog dengan sejumlah tokoh agama, pemuda dan akademisi di Hotel Naka, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/2019).

Ahok menyebut, setelah dirinya keluar dari Rutan Mako Brimob Depok, dirinya langsung menandatangani kontrak kerja dengan stasiun TV swasta yakni Metro TV.

“Setelah keluar dari tahanan, rencananya mau isi acara show di Metro TV setiap Kamis malam. Kita sudah kontrak, namun masih ditunda,” ujar Ahok.

Ahok akan hadir dalam talkshow di stasiun Metro TV yang diberi judul “BTP Menjawab”.

“Saya tidak tahu, apakah ada hubungan dengan politik, sehingga acaranya ditunda,” katanya.

Satu segmen dalam acara itu lanjut Ahok, yakni dirinya akan melakukan stand up komedi. Sebelumnya diberitakan, Sekretaris DPD PDI-P NTT Yunus Takandewa, mengatakan, Ahok tiba di Bandara El Tari Kupang pada pukul 12.40 Wita.

(kompas.com)

“Pak Ahok ke Kupang menggunakan pesawat Batik Air,” ujar Yunus kepada Kompas.com, Selasa pagi.

Setelah itu, pada pukul 14.00 Wita Ahok akan bertemu dan berdialog dengan para tokoh agama di Hotel Naka. Yunus menyebut, pertemuan dengan tokoh agama di NTT sebagai langkah memperkuat dan membumikan Pancasila sebagai ideologi paripurna yang menjadi falsafah bangsa.

Merdeka

“Tentunya bagi beliau (Ahok), NTT sebagai bumi Pancasila menjadi strategis posisinya agar tetap menjadi Nusa Terindah Toleransinya,” ujar Yunus.

Sebelumnya memang diketahui bahwa dirinya memang sedang pergi ke NTT. Kedatangan Ahok di Ibu Kota Provinsi NTT itu dijemput oleh Ketua DPD PDI-P NTT Emi Nomleni, Sekretaris DPD PDI-P Yunus Takandewa dan kader PDI-P yang juga Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore.

Kemudian pada pukul 17.00 WITA, Ahok akan menyapa warga Kota Kupang dan berdialog secara dekat, santai dan merakyat di halaman kantor DPD PDI Perjuangan NTT. Menurut Yunus, sebagai kader PDI Perjuangan, Ahok memahami betul Tri Sakti Bung Karno sebagai sebuah jalan kemandirian rakyat, khususnya berdikari di bidang ekonomi.

“Beliau akan berbagi konsep kemandirian ekonomi, usaha kecil menengah dan perhatian sosial melalui aplikasi teknologi kepada khalayak umum,”sebut Yunus.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *