Diisukan Segera Bangkrut dan Diambil China, Bank Mandiri Beri Respon Mengejutkan!

Raibnya saldo nasabah Bank Mandiri bukan perkara yang saling mudah. Dijebol hingga rugi 9 triliun, Bank Mandiri diisukan bangkrut dan diambil oleh China. Menanggapi hal tersebut, pihak Mandiri berikan respons mengejutkan!

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membantah isu yang beredar bahwa perseroan akan mengalami kebangkrutan. Selain itu, bank pelat merah ini juga membantah perseroan terkena serangan siber.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas mengungkapkan, saat ini juga tak ada investor China yang akan mengambil alih operasional perseroan.

Bank Mandiri Akan Bangkrut dan Diambil China Hoaks
suara.com

“Pesan gelap di media sosial dan aplikasi percakapan Whatsapp yang menginformasikan bahwa Bank Mandiri mengalami kerugian, akan segera bangkrut dan akan diambil China adalah tidak benar,” kata Rohan Hafas dalam keterangannya, Rabu (14/8/2019).

“Tindakan penyebaran isu itu merupakan upaya pendiskreditan dengan tujuan merusak kepercayaan masyarakat, baik kepada Bank Mandiri, perekonomian Indonesia serta pemerintah RI,” Rohan menambahkan.

Bank Mandiri merupakan bank milik pemerintah terbesar di Indonesia dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia.

“Dengan kondisi ini, tidak mungkin segala kejadian tidak dimonitor dan diawasi oleh kedua institusi tersebut,” ucap Rohan.

Rohan mengemukakan, bahwa Bank Mandiri akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak pelaku penyebaran isu tersebut.

“Kami melihat, informasi yang disebarkan melalui kanal media sosial tersebut seperti diskenariokan oleh pihak tertentu yang memiliki itikad tidak baik untuk mengganggu perekonomian dan pemerintah,” jelas Rohan.

Hasil gambar untuk rohan hafas bank mandiri
Suara.com

Bank Mandiri pun mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks karena dapat melanggar UU ITE.

Dilansir dari Liputan6.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh PT Bank Mandiri (Persero) dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut.

Perbankan harus memiliki dan menerapkan standar operasional yang baik, jika gangguan sistem terjadi, dengan memprioritaskan aspek perlindungan konsumen terkait dengan hak nasabah, termasuk pemulihan layanannya.

Bank Mandiri: Isu Bangkrut seperti Diskenariokan! - Warta Ekonomi
wartaekonomi.co.id

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo menjelaskan, OJK meminta Bank Mandiri untuk segera melaporkan permasalahan yang terjadi dan langkah-langkah yang akan mereka lakukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Hasil gambar untuk rohan hafas bank mandiri
medan.tribunnews.com

Ia menegaskan “Saat ini yang terpenting adalah pelayanan sudah kembali normal dan mereka juga telah menjamin keamanan dana nasabah, sehingga tidak ada nasabah yang terkurangi hak-nya,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (22/7/2019).

Hasil gambar untuk rohan hafas bank mandiri
Merdeka.com

Permasalahan yang telah terjadi ini penting untuk menjadi perhatian industri perbankan. OJK meminta semua bank untuk terus melakukan review fungsi IT yang dimiliki secara berkala dalam rangka menegakkan tata kelola manajemen risiko operasional yang prudent dan berjalan dengan baik.

Gambar terkait
republika.co.id

Hal ini merupakan bentuk upaya peningkatan pelayanan perbankan ke depannya dan mencegah agar permasalahan ini tidak terulang lagi ke depannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *