Gubernur Jakarta di Bully Habis-habisan, Ini Respon Mengejutkan Anies Baswedan!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan habis kena Bully. Anies menjadi bintang tamu acara Indonesia Lawyer Club (ILC) dengan topic #AniesdiBully, Selasa (13/8/2019). Namun, meskipun dibully oleh banyak masyarakat, Anies malah memberikan respon yang tak biasa, seperti apa?

Awalnya, Karni Ilyas sebagai pembicara menanyakkan tanggapan Anies Baswedan sering di-bully dari berbagai aspek.

Gubernur Jakarta kena Bully Abis-abisan, hingga Dikatain Begini, Anies Baswedan Bereaksi Tak Biasa
Tribunnews

“Banyak sekali kritikan, walaupun ada pujian juga kepada Pak Anies,” tanya Karni Ilyas.

“Aturan genap ganjil dipersoalkan, reklamasi dipersoalkan juga, pembangunan jembatan orang, pengelolaan sampah, silahkan Pak Gubernur.”

Menjawab pertanyaan Karni Ilyas, Anies menegaskan dirinya tak sedang mengikuti Pemilihan Daerah (Pilkada) dalam waktu dekat.

Namun, dirinya mengaku lebih fokus terhadap janji-janji yang pernah diucapkkan.

Hasil gambar untuk anies baswedan
Tirto

“Saya perlu garis bawahi pertama saya tidak menghadapi Pilkada bulan depan Bang Karni,” ujar Anies Baswedan TribunWow.com dari unggahan channel Youtube, Indonesia Lawyers Club pada Rabu (14/8/2019).

“Kami ini bekerja lima tahun, dan janji-janji yang kami buat InsyaAllah kami laksanakan, dan janji itu dibuat untuk lima tahun.”

Anies mengatakan, pihaknya belum bisa dikatakan tak menepati janji. Pasalnya, ia memiliki durasi lima tahun demi memenuhi janji tersebut.

Sedangkan diketahui, saat ini Anies Baswedan baru dua tahun menjadi Gubernur DKI Jakarta. Gubernur 50 tahun tersebut menjalani masa bakti 2017-2022.

 

“InsyaAllah semua yang dijanjikan InsyaAllah akan kami laksanakan dan memang durasinya selama 5 tahun,” ujar Anies.

“Kita sedang dalam proses ke situ, InsyaAllah kita pegang janjinya,” lanjutnya.

Hasil gambar untuk anies baswedan
Liputan6.com

Satu di antara janji yang sudah dilaksanakan Anies, yakni tidak mencalonkan diri sebagai Calon Presiden (Capres) 2019.

“Termasuk Bang Karni, debat pertama, debat pertama, pertanyaan dari moderator itu, apakah Anda akan ikut Pilpres tahun 2019.”

“Ini saya belum menjadi Gubernur, saya baru menjadi Calon Gubernur sudah ditanya apakah mau ikut Pilpres 2019,” jelasnya.

Menurut Anies tawaran menjadi capres bukan sekali dua kali.

Namun, dirinya berjanji konsisten untuk tak meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur.

 

“Ini pertanyaan itu diluncurkan saya sebelum jadi Gubernur, jadi ini bukan hal baru ditanyain begini bang, tiap waktu ditanyaain begini, tiap musim,” katanya.

“Dan saya katakan saya akan melaksanakan tugas saya di Jakarta selama lima tahun. Tahun lalu saya ditarik-tarik untuk ikut Pilpres, dan saya katakan tidak. Dan saya akan konsisten laksanakan janji saya,” tambah Anies.

Sehingga Anies mengatakan, dirinya sudah menjalankan satu di antara janjinya.

Hasil gambar untuk anies baswedan
Liputan6.com

Kemudian, Anies mengatakan janji itu tertulis bukan imajinasi. Ia menjelaskan, dirinya membuat 23 janji.

Namun, banyak pihak yang mengatakan dirinya membuat banyak janji-janji yang sebetulnya tak pernah Anies Baswedan buat.

“Janji itu tertulis, janji itu bukan imajinasi, janji itu ada.”

“Jadi kami memiliki 23 janji, karena itu Bang Karni 23 janji itu mohon dibaca, jangan membuat imajinasi lalu mengatakan ini janjinya Anies-Sandi,” tegas Anies.

Menurutnya, tagihan-tagihan janji yang tak berdasar dapat menghilangkan obyektifitas.

Gambar terkait
fokus.tempo.co

“Jangan bikin imajinasi sendiri, kalau bikin imajinasi sendiri, lalu kemudian mengukur sendiri nanti kehilangan obyektifitas. Lihat janjinya apapun masalahnya dari mulai perumahan, transportasi sampai soal reklamasi.”

“Janjinya dibaca dulu sebelum kita mengatakan menepati atau tidak menepati,” tegas Anies Baswedan.

Lihat videonya dibawah ini!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *