Wiranto Jawab Tudingan Kivlan Zein Terkait Keterlibatannya Lengserkan Soeharto pada 1998

(instagram.com/updatenews)

Selain Reformasi, masih ada misteri dibalik lengsernya Presiden Soeharto di tahun 1998. Salah satunya sikap Wiranto yang merupakan Panglima Angkatan Bersenjata RI saat itu, secara tiba-tiba meninggalkan Jakarta saat keadaan sedang genting seraya ikut meminta Soeharto mundur dari jabatannya.

Sebelumnya hal ini sempat diberitakan, saat ramai isu makar Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (purn.), Kivlan Zen.

detik.com

Kala itu Kivlan Zen buka suara soal kejadian di tahun 1998 dan menuding Menkopolhukam Wiranto yang diduga dikendalikan oleh kelompok para jenderal untuk melengserkan Soeharto kala itu.

Padahal seperti diketahui kala itu Wiranto diketahui mendapat Instruksi Presiden (Inpres) untuk mengamankan Jakarta. Namun dirinya menolak dan justru pergi dari Jakarta.

suara.com

“Pak Wiranto ini apakah didesain oleh grup para jenderal yang ingin Pak Harto mundur? Karena kenyataannya dia minta langsung kan, berarti dia terlibat dong,” kata Kivlan kepada wartawan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

“Jadi dia waktu dapat inpres amankan Jakarta, inpres itu dia tolak, kenapa enggak dia kerjakan? Berarti dia ada unsur koordinasi, dia melawan perintah pak presiden,” ujar Kivlan.

(tribunnews.com)

Menurutnya, hal ini terbukti dari sikap Wiranto yang secara tiba-tiba meninggalkan Jakarta saat keadaan sedang genting. Terlebih, Wiranto yang merupakan Panglima Angkatan Bersenjata RI saat itu, terang-terangan meminta Soeharto mundur dari jabatannya.

Menurutnya, tak mungkin seorang panglima tertinggi angkatan bersenjata justru meminta pasukannya tak berjaga, malah dirinya pun pergi meninggalkan lokasi yang sedang genting.

Batamnews

“Ya, sebagai panglima ABRI waktu itu, Pak Wiranto kenapa dia meninggalkan Jakarta dalam keadaan kacau dan kenapa kita yang untuk amankan Jakarta tidak boleh kerahkan pasukan, itu,” kata Kivlan di Gedung AD Premier, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

jawapos.com

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menepis tudingan Kivlan Zen terkait keterlibatannya dalam dugaan Ia telah bersekongkol bersama kelompok para jenderal untuk melengserkan Soeharto. Dia menegaskan akan menjelaskannya secara resmi.

“Nanti ya, nanti ada bantahan resmi menyeluruh tak (saya) jelaskan. Tapi semuanya itu tidak benar,” ujar Wiranto di gedung Kemenko Polhukam, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *