Sempat Diprotes Soal PPDB, Anak Ridwan Kamil Malah Berhasil Lolos di SMAN 3 Kota Bandung, Lho Kok Bisa?

Anak bungsu Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Camillia Laetitia Azzahra (Zahra), resmi diterima di SMA Negeri 3 Kota Bandung setelah lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Hari ini, Senin (1/7/2019), Zahra diantar ibunya, Atalia Praratya, melakukan daftar ulang di sekolah yang berada di Jalan Belitung, Kota Bandung itu.

Sebelumnya, daftarnya Zahra ke SMA tersebut mendapat sorotan. Muncul surat kaleng yang mengkritik langkah Atalia Praratya, istri Ridwan Kamil, mendaftarkan putrinya Zahra ke SMA 3 dan 5 pada PPDB 2019. Surat kaleng ini beredar di WhatsApp. Pengirim surat kaleng ini mengaku merupakan orang tua yang kebetulan anaknya satu angkatan dan memiliki NEM sama dengan Zahra.

 

Sempat Diprotes soal PPDB, Anak Ridwan Kamil Diterima SMA 3 Bandung

“Selama ini kan Zahra sekolah di swasta, sekarang ingin di negeri dan diterima. Memang jodohna weh di dieu¬†(jodohnya di sini),” ucap Atalia usai mendampingi daftar ulang.

Kini Zahra sudah menempuh proses daftar ulang. Atalia pun menyebut anaknya diterima di SMAN 3 Bandung ini merupakan jodoh. Sebagai orang tua, Atalia mengaku tak mempermasalahkan anaknya sekolah di mana. Hanya saja ia kini senang karena Zahra bisa diterima di sekolah yang juga tempat Ridwan Kamil menuntut ilmu pada masanya.

“Alhamdullilah tadi daftar ulang lancar. Semua berkas kelengkapan kita bawa seperti akta dan lain-lain,” kata Atalia.

Zahra mengaku senang bisa diterima di SMAN 3 Bandung.

 

(Detik.com)

 

“Senang banget. Kalau ekskul, belum tahu mau apa,” ujar Zahra singkat.

Wakasek Kesiswaan SMAN 3 Bandung Aan Hendrawati mengatakan dari 340 siswa didik baru hanya 335 yang diterima. Sebab 5 lainnya didiskualifikasi langsung oleh Disdik Jabar.

“Mereka yang didiskualifikasi tidak bisa daftar ulang. Mereka sudah kita panggil orang tuanya, dan Disdik yang mengeksekusi. Jadi total yang keterima ada 335 orang,” katanya.

 

Berkaitan soal Zahra yang merupakan anak Ridwan Kamil, Aan memastikan tak ada yang istimewa. Ia memastikan semua siswa akan diperlakukan sama dengan yang lainnya.

“Enggak ada yang khusus. Tahun-tahun lalu anak Pak Aher (Ahman Heryawan-eks Gubernur Jabar) juga di sini, sama saja. Tahun lalu ada anak Pak Menpar (Arief Yahya) baru masuk, juga sama saja. Tidak ada pengkhususan,” ucap Aan.

(Detik.com)

 

Proses daftar ulang di SMAN 3 Bandung dibuka hari ini dan besok mulai pukul 8.00 WIB hingga 14.00 WIB. Setelah proses tersebut, pada 12 Juni akan dilakukan technical meeting persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Selanjutnya pada 15 Juni hingga selesai, peserta didik baru akan mengikuti rangkaian MPLS mulai dari ekstrakurikuler hingga kemping di luar sekolah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *